WORKSHOP PEMBUATAN GARAM TRADISIONAL

KLIK DI SINI UNTUK BEBERAPA FOTO LAINNYA

WISATA EDUKASI GARAM ORGANIK

(Belajar Proses Pembuatan Garam Tradisional)

“Garam, kecil namun berarti”

Begitulah gambaran kehidupan petani garam di Desa Kusamba, Bali. 
Program ini menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman tentang kehidupan para petani garam tradisional di Desa Nelayan Kusamba, Bali.

Produksi garam laut organik di desa ini merupakan warisan pengetahuan lokal yang telah diwariskan lintas generasi dan mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya.

Para petani Kusamba memproduksi garam dengan metode tradisional yang sepenuhnya mengandalkan sumber daya alam, khususnya sinar matahari dan air laut. Proses ini menjadi contoh nyata praktik berkelanjutan yang selaras dengan prinsip keseimbangan lingkungan.

Saat ini, hanya sekitar 16 keluarga yang masih mempertahankan profesi ini.
Seiring perubahan sosial dan ekonomi, minat generasi muda untuk melanjutkan tradisi ini terus menurun. Tanpa dukungan dan apresiasi yang berkelanjutan, pengetahuan tradisional ini berisiko hilang.

Melalui workshop edukatif ini, peserta diajak untuk belajar secara langsung bersama petani lokal dan terlibat dalam seluruh tahapan pembuatan garam, mulai dari persiapan lahan, proses penguapan, hingga panen. Pendekatan partisipatif ini membantu peserta memahami nilai kerja keras, ketekunan, serta ketergantungan manusia terhadap kondisi alam.

Dipandu Langsung Oleh Petani Garam Profesional

Melalui bimbingan petani garam lokal, workshop ini menghadirkan pengalaman belajar pembuatan garam organik dengan menggunakan peralatan tradisional berbahan alami. Peserta tidak hanya mempelajari teknik produksi garam, tetapi juga mengenal secara langsung alat-alat tradisional yang mencerminkan nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Kusamba.

Manfaat Mengikuti Program ini:

  1. Memahami proses pembuatan garam laut tradisional secara langsung sebagai salah satu pengalaman belajar di luar kelas
  2. Mengenal nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Kusamba sebagai bagian Dari budaya Indonesia
  3. Memahami ketergantungan manusia terhadap laut serta pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem laut.
  4. Mengembangkan empati dan kepedulian sosial.
  5. Menumbuhkan apresiasi terhadap pelestarian budaya dan komunitas lokal.

Melalui pengalaman ini, peserta tidak hanya belajar tentang pembuatan garam, tetapi juga memahami bahwa setiap produk sederhana memiliki nilai sosial, budaya, dan lingkungan yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Anda dapat melihat foto alat-alat pembuatan garam pada www.flickr.com

 

TOUR ITINERARY:

DURASI TOUR

LOKASI

 2 – 3 JAM

PANTAI KUSAMBA, KLUNGKUNG

KEGIATAN
  1.  Bertemu dengan Salah satu keluarga petani garam
  2. Pengenalan peralatan
  3. Pelaksanaan workshop membuat garam organik Kusamba
  4. Panen

Rp. 480.000/orang

(MINIMUM PEMESANAN ADALAH 2 ORANG)

HARGA SUDAH TERMASUK:

  1. Petani garam sebagai pemandu
  2. Fasilitator Workshop
  3. Pemakaian peralatan tradisional pembuatan garam
  4. Air Mineral

HARGA TIDAK TERMASUK:

  1. Transportasi (Tambahan Rp. 150.000/orang)
  2. Tipping untuk petani garam (Optional)

YANG HARUS DIBAWA:

  1. Sunblock 
  2. Topi

 

 

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan KLIK DI SINI